Jika Anda berniat untuk membuka usaha toko kelontongan, atau usaha perdagangan. Mungkin artikel berikut ini akan menambah wawasan bagi Anda. Artikel ini memuat informasi tips sukses mendirikan dan mengolah toko kelontongan akan tetapi kiat-kiat yang ada di dalam artikel ini tidak menutup kemungkinan untuk dapat diterapkan pada jenis usaha yang lain, So silahkan untuk diterapkan dan di kembangkan sesuai dengan kondisi dan jenis usaha yang Anda dirikan dan kelola.

Baiklah, berikut kiat-kiat untuk sukses mendirikan dan mengolah toko kelontong.

1. Pilihlah lokasi yang strategis

Lokasi yang strategis, ya benar sekali inilah kiat pertama dan utama untuk menedirikan toko kelontong agar toko yang kita buka nantinya dapat maju dan berkembang sesuai dengan yang kita harapkan. berikut beberapa tips menentukan lokasi yang strategi untuk membuka usaha toko kelontong

- Usahakan lokasi tempat kita membuka toko merupakan lokasi yang padat penduduk, hal ini penting karena barang yang akan kita jual merupakan barang kebutuhan sehari-hari.
– Usahakan pilih lokasi yang mempunyai tingkat pendapatan yang memadai, ini bertujuan agar proses perdagangan kita dapat berjalan lancar tidak tersendat oleh hutang para konsumen dikarenakan tingkat pendapatan yang kecil dari masyarakat sekitar.
– Usahakan memilih lokasi dipinggir jalan utama, dan posisi toko yang akan dibuka toko kelontong berada di sebelah kiri pengendara kendaraan saat arah pulang, hal ini untuk mempermudah orang untuk mampir membeli barang dari toko kita.
– Usahakan lokasi toko yang akan dibuka toko kelontong mempunyai lahan parkir yang memadai, ini perlu dengan adanya lahan parkir akan membuat konsumen kita nyaman dalam berbelanja di toko kita.
– Usahakan lokasi toko mudah dilihat dari kejauhan.
– Usahakan lokasi toko jangan berada di jalur cepat kendaraan, seperti pada turunan jalan, atau tanjakan jalan.
– Usahakan lokasi toko mempunyai tingkat keamanan yang baik, jangan sampai setelah toko kita buka malah di datangi oleh para preman untuk meminta jatah pada toko kita.
– Usahakan memilih lokasi toko yang tingkat kompetisinya rendah, apabila sudah ada 4 toko kelontong di lokasi tersebut, sebaiknya kita tidak usah membuka di daerah tersebut.

2. Tata letak toko dan barang dagangan

Buatlah tataletak toko dan barang dagangan agar mudah dilihat oleh konsumen, karena konsumen akan tertarik membeli apabila barang yang akan dibelinya terlihat dan dapat mereka pilih. saran yang baik susunlah barang dagangan kita menyerupai cara display barang pada minimarket, sehingga konsumen dapat memilih dan bebas menentukan barang apa yang akan mereka beli. Tidak jarang dengan cara memajang seperti ini konsumen sering membeli barang yang tidak direncanakannya dan ini akan meningkatkan omset dari toko kita.

3. Buatlah harga yang bersaing

Buatlah harga yang bersaing atas toko-toko sejenis yang ada disekitar kita, jangan mematok harga yang tinggi dari pesaing, hal ini mengakibatkan konsumen enggan membeli di tempat kita karena di cap toko kita mahal. atau sebaliknyamenentukan harga yang terlalu rendah dari pesaing, karena ini akan mengakibatkan laba kita menjadi sedikit, dikhawatirkan malah impas saja dengan biaya operational toko.

4. Berikan pelayanan yang terbaik

Tidak ada satu orangpun yang suka dilayani dengan kasar dan tidak baik saat membeli sesuatu barang, baik itu konsumen, Anda dan Saya. semua orang mau di hargai dan di anggap penting. oleh karena itu berikanlah pelayanan terbaik kita untuk konsumen yang berbelanja pada toko kita,

5. Jangan bedakan harga barang untuk jumlah yang sama terhadap konsumen

Apakah Anda suka jika anda membeli semisal sabun mandi dengan harga Rp. 3.000,- kemudian Anda tahu bahwa tetangga Anda membeli sabun mandi yang sama dan pada toko sama dengan seharga  Rp. 2.500. jika jawaban Anda adalah tidak suka, maka sama halnya dengan konsumen toko kita. mereka tidak mau dibedakan atas harga dan pelayanan, usahakan berikanlah harga dan pelayanan yang sama pada setiap konsumen.

6. Berikan nilai tambah

Salah satu cara untuk meningkatkan penjualan toko kelontong kita adalah memberikan nilai tambah pada apa yang kita tawarkan. nilai tambah dapat berupa bonus hadiah jika konsumen membeli dengan nilai nominal tertentu. atau dapat pula memberikan point reward kepada konsumen yang dapat ditukarkan hadiah, atau mungkin dapat pula memberikan layanan pengantaran baranng ke rumah konsumen.

7. Jadilah Beda

Biasanya toko kelontong akan sering didatangi oleh konsumen apabila toko tersebut telah terkenal dan telah lama berdiri. Nah apabila kita ingin menarik konsumen agar mau membeli pada toko kita, maka jadilah beda dari toko yang sejenis, karena dengan berbeda akan membuat toko kita dilihat unik dan mengundang rasa penasaran calon konsumen untuk membeli di tempat kita. beberapa contoh agar toko kita kelihatan berbeda antara lain adalah :

- Jika toko lain jam operationalnya sampai pukul 21:00 maka kita bisa berbeda dengan jam operational 24 Jam sehari atau paling tidak lebih malam dari toko lain.
РJika pada toko lain konsumen perlu bertanya perihal harga barang yang akan dibeli. maka kita dapat berbeda dengan memberikan label harga pada setiap barang  sehingga konsumen tidak perlu lagi bertanya jika ingin mengetahui harga barang dari toko kita.
– Jika pada toko lain konsumen tidak dibebaskan untuk memilih barang yang ingin mereka beli, maka toko kita dapat berbeda dengan menerapkan konsep seperti minimarket yang membebaskan konsumen untuk memilih barang yang akan dibelinya.

8. Selalu baca peluang

Selalulah membaca peluang pasar, dan bergerak cepatlah saat Anda mendapatkan peluang pasar, sebagai contoh : mendekati bulan puasa, maka sediakanlah berbagai barang untuk berbuka seperti sirup, kurma dll. misalkan menjelang liburan sekolah atau masuk sekolah, sediakanlah alat-alat tulis dan perlengkapan sekolah. atau jika dilokasi toko kita blm ada orang menjual pulsa telepon dan token listrik, maka sediakanlah jasa penjualan pulsa dan token listrik tersebut. Nah point ini penting bagi toko kita, agar selalu inovasi dan menjadi berbeda dengan toko-toko sejenis yang ada di sekitar kita.

9. Sisihkan laba untuk pengembangan

Seperti pepatah bilang “Hemat pangkal kaya”, saran yang sangat baik sekali jika dalam pengolahan keuangan toko kita, sebaiknya kita selalu menyisihkan sedikit laba yang digunakan untuk pengembangan usaha. caranya cukup mudah sisihkan saja misalkan 1% dari laba toko setiap harinya dan jangan diambil selama 2 – 3 tahun, setelah tahun ketiga kita akan terkejut dengan nilai yang cukup besar dari hasil menyisihkan tersebut dan kita dapat gunakan untuk pengembagan usaha kita.

10. Ciptakanlah sistem

Jika toko kita telah berjalan, sebaiknya ciptakanlah sistem baku tentang procedure operational toko kita, mulai dari pengadaan barang sampai ke cara menjual, sehingga apabila kita tidak ada dan digantikan oleh orang lain, maka pengganti kita mendapat petunjuk yang baku tentang procedure operational pada toko kita dan hal ini akan membuat nyaman pengganti kita dan konsumen, karena procedure operationalnya telah baku.

11. Delegasikan dan Kembangkan

Melanjutkan point di atas, jika toko kita telah ramai pembeli sebaiknya mulailah untuk mempercai orang dan mendelegasikan kegiatan apa yang sering kita lakukan. kemudian fokuslah untuk membuat pengembangan usaha apakah itu membuka usaha dengan jenis baru, atau mengembangkan dengan membuka berbagai cabang.

Demikianlah beberapa tips untuk sukses membuka dan mengelolah toko kelontong, semoga bermanfaat dan dapat membantu kita. semoga kita sukses dalam mengolah bisnis dan usaha yang kita geluti.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: