Dalam menjalankan bisnis toko kelontongan ada beberapa kendala yang sering timbul dan sangat meresahkan sang pemilik toko. pada artikel ini penulis menuliskan beberapa kendala yang sering mengganggu toko kelontong. Ok mari kita lihat beberapa kendala tersebut :

1. Hutang Macet

Jika jumlahnya kecil mungkin tidak mengapa, tetapi kalau jumlahnya sudah besar maka ini akan menjadi kendala dalam kelancaran roda bisnis toko kelontong. karena dengan banyak/besarnya hutang macet maka akan membuat toko mengalami kesulitan dalam melakukan pengadan barang dagangan serta pengembangan. beberapa tips untuk menghindari hutang macet dari konsumen adalah :

– berikan batas maximal jika ada konsumen yang mau berhutang.
– buatlah perjanjian batas waktu untuk membayar.
– jangan sungkan untuk menagih jika telah sampai batas waktu.
– jangan memberi hutang pada orang yang kurang dikenal atau tempat tinggalnya tidak kita  ketahui.
– jangan memberi pada orang yang tidak mempunyai pendapatan tetap.
– jangan memberi hutang pada orang yang mengontrak, jika terpaksa jangan terlalu banyak.

2. Barang Kadarluarsa

Kendala yang kedua adalah barang kadarluarsa, ini akan membuat konsumen enggan untuk membeli pada toko kita dikemudian hari jika mereka mengetahui barang kita banyak yang kadarluarsa. beberapa tips untuk menghindari kendala ini adalah :

– Selalu cek tgl kadarluarsa saat membeli barang pada agen
– Jangan sungkan untuk mengembalikan barang pada agen jika ternyata sudah mendekati tgl kadarluarsa.
– Jangan membeli/menyetok barang terlalu banyak untuk jenis barang yang jarang laku.

3. Barang Tidak Laku

Sering kali kita terjebak untuk melengkapi semua jenis barang agar kelihatan toko kita lengkap, hal ini tidak salah, tetapi mempunyai resiko membuat barang tidak laku dalam waktu yang lama, bahkan lebih parahnya lagi barang dapat rusak. beberapa tips untuk menghindari kendala ini adalah :

– Jangan membeli/menyetok barang terlalu banyak untuk jenis barang yang merknya tidak di kenal dan jarang laku.
– Jika memungkinkan lakukan pembelian secara konsiyasi untuk barang yang kurang dikenal, hal ini agar barang dapat dikembalikan ke agen apabila barang tidak laku dalam wakt yang lama.
– Lakukan kerjasama antara beberapa toko kelontong yang ada di sekitar kita, sehingga jika ada barang yang kurang laku di toko kita dapat kita pindahkan ke toko rekanan, mungkin untuk jenis barang tersebut, cukup laku di toko rekanan tersebut.
– Beli dan pakai sendiri untuk barang yang tidak laku tersebut, agar tidak mempengaruhi keuangan toko.

4. Barang Rusak

Nah untuk kendala yang satu ini, akan sangat merugikan karena barangnya tidak dapat kita gunakan atau konsumsi sendiri, beberapa tips untuk menghindari kendala ini adalah :

– Jangan membeli/menyetok barang terlalu banyak untuk jenis barang yang cepat rusak.
– Sering melakukan pengecekan barang, sehingga sblm barang tersebut rusak kita sudah dapat mengantisipasinya, minimal seminggu sekali.
– Jual dengan harga modal atau setengah harga jika masih memungkinkan ada konsumen yang dapat memanfaatkan barang rusak tersebut. setidaknya hal ini memperkecil kerugian yang di alami toko.

5. Pencurian Barang

Tidak ada seorangpun yang suka kalau barangnya dicuri, nah untuk menghindari hal tersebut ada beberapa tips yang dapat dilakukan.

– Selalu waspada dan jeli terhadap kegiatan konsumen selama berada di dalam toko kita.
– Beri kaca yang menghadap ke konsumen agar kita dapat mengawasi kegiatan konsumen dalam toko kita.
– Jika memungkinkan pasang CCTV untuk mengawasi kegiatan konsumen di dalam toko kita.

6. Uang Palsu

Selain tindak pencurian, uang palsu ini akan sangat merugikan toko jika kita tanpa sadar menerima pembelian dengan uang palsu. selalulah lakukan hal berikut untuk menghindari pembelian dengan uang palsu.

– Selalu cek uang yang diberikan konsumen dengan metode 3D (diraba, dilihat dan ditrawang)
– Wasapadalah kepada pembeli dari jalan yang menggunakan kendaraan dan ingin cepat-cepat, biasanya hanya membeli rokok atau semisal barang yang kecil. cek dengan seksama uang yang diberikan dikhawatirkan mereka memberikan uang palsu.
– Selalu buka lembaran uang kertas secara penuh, jika kita menerima uang dari konsumen dalam bentuk lipatan, bukan saja khawatir uang palsu tetapi dapat pula uang sobek yang diberikan kepada kita.

7. Pemalakan dari Preman

Hal ini sering terjadi di daerah yang kurang baik tingkat keamanannya. untuk mengurangi tingkat pemalakan dapat dilakukan dengan cara :

– Berteman dan ambil hati kepala preman yang ada dilingkungan toko, sehingga kita mendapat perlindungan jika ada preman-preman tanggung yang melakukan pemalakan.
– Jika langkah di atas tidak memungkinkan, mintalah perlindungan hukum dari pihak kepolisian untuk keamanan toko kita

8. Tikus

Ya hewan yang satu ini sangatlah merusak barang dagangan toko kelontoong, bukan hanya dari jenis makanan yang bukan jenis makananpun disikat oleh hewan ini, tips untuk menghindari tikus pada toko kita antara lain :

– Peliharalah kucing untuk menakuti tikus agar tidak berani untuk memakan barang dagangan kita
– Siapkan perangkap tikus
– Jaga kebersihan toko

9. Lalat

Kendala terakhir adalah lalat, ya hewan satu ini sangatlah mengganggu keberadaannya di toko kita, selain membawa penyakit hewan ini membawa kesan jorok pada toko kita, untuk mengatasi hewan ini dapat dilakukan beberapa cara antara lain :

– Jaga kebersihan toko dengan sering menyapu dan mengepell lantai toko.
– Buang jauh-jauh sampah toko, khususnya sampah basah.
– Simpan pada tempat tertutup barang dagangan yang mengundang lalat seperti gula merah, ikan asin, dll.
– Berikan pewangi ruangan untuk toko kita.

Ok, sampai di sini dulu informasi tentang beberapa kendala dalam menjalankan bisnis kelontongan, sampai jumpa pada postingan berikutnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

%d blogger menyukai ini: